Kabgor Saat Ini Masih Menarik sebagai Daerah Tempat Berinvestasi bagi Investor

 Ekonomi

 

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Gorontalo, Rachmat K. Mohamad bersama Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi ketika meninjau pelayanan perizinan guna persiapan pembangunan Mal Pelayanan Publik pada Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Gorontalo

LIMBOTO(Tilongkabilanews.id)-Kabupaten Gorontalo (Kabgor) hingga saat ini menjadi salah satu daerah yang masih  menarik bagi pemilik modal sebagai tempat untuk berinvetasi. Artinya Kabgor menjadi daerah yang mempesona bagi kalangan investor untuk membangun usaha di kabupaten tertua di Provinsi Gorontalo tersebut. Begitu menariknya Kabgor sebagai tempat berinvestasi ini, para investor pun optimis usaha yang dibangunnya itu bakal maju dan berkembang.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Gorontalo, Rachmat K. Mohamad mengatakan investor yang menanamkan modalnya di Kabgor berasal dari berbagai latar belakang, termasuk  lokal asli Gorontalo, nasional, dan asing.

‘’Salah satu contoh investor asing adalah perusahaan asal Hong Kong yang tertarik berinvestasi di sektor pertanian, peternakan, dan pariwisata,’’ujar Rachmat dalam wawancara via email, Kamis (12/6/2025) pagi.

Sementara investor lokal asli Gorontalo, kata Rachmat banyak yang berpartisipasi dalam pengembangan ekonomi di Kabgor terutama di sektor pertanian dan perkebunan.  Sementara investor nasional dari berbagai daerah di Indonesia, mereka menanamkan modalnya di Kabgor, berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah. 

Menuru Rachmat, para investor itu sangat antusias menanamkan modalnya dengan membangun usaha di Kabgor. Buktinya saja Pada tahun 2024,  nilai investasi yang terealiasi dan tercatat di Dinas Penanaman Modal PTSP Kabupaten Gorontalo sebesar Rp 823,9 miliar.  Angka nilai investasi  yang terelasasi di Kabgor ini menunjukkan kontribusi signifikan terhadap total investasi di Provinsi  Gorontalo yang mencapai Rp4,93 triliun pada tahun tersebut,  

Sementara pada triwulan pertama tahun 2025 kata Rachmat minat investor menanamkan modalnya di Kabgor masih tetap tinggi. Hal ini bisa dilihat dari nilai investasi mereka di triwulan pertama 2025 ini total realisasinya sebesar Rp. 142.5 Miliar,

Realiasi investasi sebesar itu tambah Rachmat, yaitu berasal dari investor asing atau  PMA (Penanaman Modal Asing)  sebesar Rp.3.71 Miliar dan PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri) sebesar Rp.138.8 Miliar  Adapun sektor-sektor utama yang  menarik minat investor di Kabgor antara lain industri kayu, tanaman pangan,  perkebunan, dan peternakan. 

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Gorontalo, Rachmat K. Mohamad menjadi pembicara dalam kegiatan sosialiasi dan pengawasan perizinan usaha di daerah tersebut

Kata Rachmat lebih lanjut, berdasarkan data terbaru dan informasi dari Pemerintah Provinsi Gorontalo, terdapat beberapa sektor unggulan di Kabupaten Gorontalo (Kabgor) yang paling banyak  dilirik investor untuk penanaman modal. Sektor-sektor ini memiliki potensi sumber daya yang  besar dan dukungan kebijakan dari pemerintah daerah.

Rachmat menyebutkan sektor yang paling diminati investor  di kabupaten Gorontalo yaitu sektor pertanian dan tanaman pangan, perkebunan,  pertenakan, industri pengelola kayu, pariwisata, industri pengelolahan dan hirilisasi/. Ketika ditanyakan berapa besar pertumbuhan investasi di Kabgor pada triwulan pertama 2025 dibandingkan  triwulan pertama tahun 2024? 

Rachmat mengungkapkan berdasarkan data yang tersedia, realisasi investasi di  Kabgor pada triwulan pertama tahun 2025 sebesar Rp 142,5 Miliar. Namun tutur Rachmat, diketahui  pada tahun 2024, total realisasi investasi di Kabgor mencapai Rp823,9 Miliar.  Jadi perbandinganny, yaitu di tahun 2024 ini lebih besar dibanding dengan Tahun 2025, 

Menurut Rachmat hal itu dikarenakan di tahun 2025 ini nilai investasinya baru mengeluarkan periode triwulan  petama, Tentu nilai investasi itu akan dianjutkan periode triwulan berikutnya, yaitu dibulan Juli mendatang.

Kata Rachmat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu akan terus berupaya menjaring investor untuk menanamkan modalnya di Kabgor.

DPMPTSP Kabgor sendiri, kata Rachmat telah melaksanakan berbagai upaya strategis untuk menarik  minat investor menanamkan modal di Kabgor. Diantaranya melalui Pengembangan Sistem Informasi Investasi Gorontalo (SIIG_NG)  DPMPTSP Provinsi Gorontalo telah mengembangkan platform digital bernama SIIG_NG yang menyajikan data potensi, peluang investasi, dan komoditas unggulan daerah. 

‘’Platform ini mempermudah investor dalam mengakses informasi yang akurat dan terkini mengenai investasi di Provinsi Gorontalo, termasuk Kabupaten Gorontalo.’’ucap Rachmat. 

Upaya berikutnya tambah Rachmat, yaitu penyusunan Peta Potensi Investasi. Untuk itu, DPMPTSP menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) untuk menyusun Peta  Potensi Investasi Gorontalo. ‘’Kegiatan FGD seperti ini diadakan bertujuan untuk memetakan potensi investasi dan menarik minat investor, dengan fokus pada sektor-sektor unggulan seperti pariwisata berkelanjutan. Adapun sektor pertanian dan perkebunan, inevestor fokus pada komoditas unggulan seperti jagung, kelapa, dan kakao,’’jelas Rachmat.

Upaya lain tambah Rachmat, DPMPTSP Kabgor melakukan kegiatan sosialisasi Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM). Digelarnya kegiatan sosialiasi LKPM ini ditujukan kepada pelaku usaha mengenai 

kewajiban penyampaian LKPM secara daring. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan pelaku usaha dalam melaporkan realisasi investasi, yang pada gilirannya membantu pemerintah dalam merilis data investasi setiap triwulan. 

Selain itu, upaya lain yang ditempuh DPMPTSP Kabgor dalam menjaring investor ini, yaitu aktif dalam memfasilitasi perizinan berusaha, termasuk  dengan melakukan pelayanan secara mobile untuk menjangkau wilayah-wilayah terpencil. 

‘’Upaya ini bertujuan untuk mempercepat proses perizinan dan memberikan kemudahan bagi investor dalam memulai usahanya di daerah di Kabgor,’’ucap Rachmat.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Gorontalo, Rachmat K. Mohamad ketika menjelaskan tentang perizinan produk industri rumah tangga kepada pelaku usaha di Kabupaten Gorontalo, baru-baru ini.

Memberikan kemudahan berinvestasi di Kabgor ini ditempuh Pemkab Gorontalo melalui DPMPTSP, kata Rachmat yaitu dengan menyediakan berbagai fasilitas yang menarik, sehingga investpr pun merasa mudah dalam menanamkan modalnya di daerah tersebut. 

Berikut adalah beberapa fasilitas dan kemudahan yang ditawarkan, pertama yaitu adanya Sistem Informasi Investasi Gorontalo New Generation (SIIG_NG). Kedua, layanan Perizinan Mobile (Mobile Service). Ketiga, bimbingan teknis dan sosialisasi.

Iklim Investasi yang Kondusif 

Menurut Rachmat dengan berbagai upaya yang  telah dilakukan DPMPTSP Kabgor tersebut, Pemkab Gorontalo berkomitmen untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif dan menarik bagi para investor. 

Rachmat mengungkapkan iklim investasi di Kabgor pada tahun 2025 menunjukkan prospek yang positif, didukung oleh berbagai upaya pemerintah daerah dalam menciptakan  lingkungan yang kondusif bagi investor.

Terkait kondusifnya iklam investasi di Kabgor, Rachmat menggambarkan kondisi terkini investasi di daerah tersebut, Hal ini bisa diketahui dari realisasi dan target investasi di Kabgor pada tahun 2024, yaitu sebesar Rp823,9 miliar.

‘’Realisasi sebesar  angka di atas menempatkan Kabgor sebagai kontributor terbesar kedua di Provinsi  Gorontalo setelah Kabupaten Pohuwato,’’kata Rachmat . 

Sementara target investasi 2024 itu sendiri, Pemkab Gorontalo menetapkan target investasi sebesar Rp1,87 triliun untuk tahun 2024,  dan hal ini menunjukkan ambisi yang tinggi dalam menarik investasi. (Lili)

banner 468x60

Author: 

Related Posts