
Budiyanto Sidiki saat dilantik sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Gorontalo oleh Penjagub Ismail Pakaya, bertempat di Aula Rumah Dinas Gubernur, Rabu (21/6/2023). (Foto : Nova)
GORONTALO(Tilongkabilaews.id)–Semua pimpinan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo didorong untuk mengikuti seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif di provinsi tersebut.
‘Saya berharap posisi Sekda provinsi ini bisa diisi oleh salah satu diantara pimpinan OPD di Pemprov Goronalo. Adapun persaingan sehat itu penting, apalagi jabatan Sekda bisa diisi oleh orang di luar Pemprov. Untuk itu saya mendorong semuanya ikut seleksi jabatan Sekda definitif. Pemilihan ini terbuka, tidak ada titipan dan lain-lain, siapa yang terbaik pasti dia yang terpilih,’’ujar Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya usai melantik Penjabat Sekdaprov Gorontalo yang baru Budiyanto Sidiki, di Rujab Gubernur, Rabu (21/6/2023).
Penjabat Sekdaprov Gorontalo yang baru Budiyanto Sidiki dilantik menggantikan Penjabat Sekdaprov sebelumnya Syukri Botutihe yang kembali ke jabatan semula sebagai Asisten Bidang Pemerintahan. Sementara ini, Budiyanto Sidiki sendiri mengemban sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BPSDM) Pemprov Gorontalo.
Bagi Penjagub Ismail sebagai pejabat gubernur transisi, ia merasa tidak punya kepentingan menjagokan salah satu calon dari pimpnan OPD untuk dijadikan Sekdaprov definitif.
Menurut Penjagub Ismai, selain kualitas pimpinan OPD-nya yang dinilai sangat baik, juga seorang calon Sekda definitif dari unsur internal pemprov sudah mengetahui seluk beluk daerah dan pemerintahannya. Meski begitu, ia menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden sebagai pengambil keputusan terakhir.
“Prosesnya akan berlangsung ketat. Silahkan ikut. Pansel dari Gorontalo sendiri hanya dua orang, artinya kalau harus voting pasti kalah. Itu kalau voting,” imbuhnya.

Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya saat menyaksikan penandatanganan berita acara oleh Penjabat Sekdaprov Gorontalo yang baru Budiyanto Sidiki, di Rujab Gubernur, Rabu (21/6/2023). (Foto : Nova)
Proses seleksi terbuka Sekda saat ini sudah dalam tahapan rekomendasi KASN. Selanjutnya akan menentukan SK ketua dan anggota tim panitia seleksi. Pansel akan menetapkan syarat pencalon sebelum dibuka seleksi untuk umum.
Bantu Tugas Penjagub
Penjagub Ismail mengatakan dia sendiri baru satu bulan lebih melaksanakan tugasnya sebagai Penjabat Gubernur Gorontalo.Karena itu, dia berharap Pj Sekda yang baru saja dilantik dapat membantu dirinya dalam menyelesaikan tugas tugas pemerintahan. Halini dikarenakan Penjagub itu tidak ada wakil. Jadi semua tumpuan ke Penjagub dan bisa dia delegasikan langsung ke Sekda.
‘’Dilantiknya pak Budiyanto sebagai Penjabat Sekda, saya meminta beliau untuk segera melakukan koordinasi dan konsolidasi antar pimpinan OPD , sehingga semua program kegiatan berjalan baik. Termasuk dengan pemerintah kabupaten/kota dan instansi vertikal,’’imbuh Ismail.
Dia menamahkan, semua surat jangan semua masuk ke Penjagub. Maksudnya jika surat dinilai tidak terlalu penting jangan dimasukan ke Penjagub, melainkan bisa dimasukkan ke Sekda. Begitu juga audiensi, semua ingin ketemu, tapi tentu tidak semua bisa diterima Penjagub..
Pada kesempatan tersebut Penjagub juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Penjabat Sekdaprov sebelum Syukri Botutihe yang sudah bekerja selama sembilan bulan. Ia berharap pengisian jabatan Sekdaprov bisa segera definitif menunggu proses seleksi selesai.(UCI).