Penjagub Hamka : Pemprov Gorontalo Siapkan Anggaran Rp 200 Miliar untuk Pemilu 2024

 Daerah

 

 GORONTALO(Tilongkabilanews.id)-Penjabat Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer mengemukakan,Provinsi Gorontalo menjadi daerah pertama yang siap mengalokasikan anggaran Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024.

‘’Pemerintah Provinsi Gorontalo menyiapkan alokasi anggaran kebutuhan Pemilu hampir Rp 200 miliar sesuai yang diajukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Gorontalo,’’ujar Hamka, baru-baru ini.

Anggaran sebesar Rp 200 miliar tersebut, lanjut Penjagub Hamka digunakan secara bertahap, yakni tahun 2023 sebanyak Rp100 miliar dan tahun 2024 juga Rp100 miliar.

“Kita adalah daerah pertama yang mengalokasikan anggaran untuk Pemilu 2024. untuk dua tahun ke depan dibagi menjadi Rp100 miliar,” kata Hamka,

Pada kesempatan itu, Hamka menekankan dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 itu perlu adanya desain tata kelola demokrasi khas Gorontalo. Maksudnya  diperlukan desain itu bertujuan untuk membangun sistem deteksi dini kerawanan konflik Pemilu.

Selain itu juga tambah Hamka yang harus diperkuat adalah membangun soliditas di antara pimpinan partai politik, serta transformasi pola pendidikan politik dengan meningkatkan kapasitas pemilih dan yang akan dipilih.

“Transformasi politik harus kita lakukan agar mutu demokrasi kita lebih baik. Pola pendidikan politik tidak lagi hanya menargetkan pemilih, tetapi juga yang akan dipilih yakni calon legislatif,” ujarnya.

Sementara Ketua KPU Provinsi Gorontalo,  Fadliyanto Koem mengatakan, kuantitas dan kualitas penyelenggaraan Pemilu 2024 perlu ditingkatkan.

Sementara mengenai kuantitas pada Pemilu 2019 di Gorontalo, angka partisipasinya sebesar 88,79 persen atau peringkat ketiga secara nasional.

” Karena itu, untuk Pemilu 2024, KPU Provinsi Gorontalo akan mencoba membuat desain peningkatan partisipasi secara kualitatif. Sulit diukur, akan tetapi ini bisa diukur dari angka politik uang, kecurangan pemilu, termasuk kesalahan dalam proses pemungutan suara” kata Fadliyanto.

Karena itu tambah Fadliyanto unuk meningatkan partisipasi kualitatif sangat dibutuhkan dukungan seluruh pihak terutama peserta pemilu  itu sendiri.(Azis).

 

banner 468x60

Author: 

Related Posts

Comments are closed.