MPTT-I  Tidak Sesatkan Ummat, Melainkan Jalan untuk Sempurnakan Agama

 Daerah

 

 

Sekretaris Daerah Kota Gorontalo, Ismail Madjid

GORONTALO(Tilongkabilanews.id)- Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf Indonesia (MPTT-I) dalam kajian yang rutin dilaksanakan para jamaah tidak ada yang menyimpang dan menyesatkan ummat, khususnya ke jamaah MPTT-I itu sendiri.

Pernyataan itu disampaikan Sekretaris Daerah Kota Gorontalo, Ismail Madjid sebagai salah seorang jemaah Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf Indonesia (MPTT-I) Abuya Syekh H Amran Wali Alkhalidiy, baru-baru ini, di Kota Gorontalo.

‘’Alhamdulillah selama saya bergabung dengan MPTT-I tidak ada kajian yang menyimpang dan meyesatkan ummat khususnya ke jamaah MPTT-I. Adapun keberadaan MPPT-I  sudah ada atau masuk ke Gorontalo sejak tahun 2016 dan tahun 2017  pemerintah pun mensuport kegiatan muzakarah pengkaderan ulama sufi Se Asia Tenggara kali pertama yang diadakan di Masjid Agung Baiturahim sebagai pemateri murabbi,’’ujar Ismail Madjid.

Lebih lanjut Ismail Madjid mengungkapkan  MPTT-I  ini merupakan sebagai wahana bagi jamaahnya dalam melatih jiwa atau hati  untuk selalu tentram damai.. Adapun upaya untuk mencapai ketentraman hati ini, salah satu diantaranya  dapat ditempuh  melalui memperbanyak amalan dzikir seperti yang dilakukan para ahli yang belajar tasawuf seperti yang diajakarkan di MPTT-I

Kata Ismail Madjid, ada hal menarik di MPTT-I, segi amalan-amalan seperti berdzikir zahar Laa ilaha ilallah sebanyak- banyaknya dengan istilah rateb seribe, dan tawajuh metode tareqah naqsyabandiyah zikir sir Allah, Allah.

Bahkan dalam setiap kajian MPTT-I selalu diajarkan melalui tulisan makalah.Terkait kitab manazil assairin, bagaimana kita dapat berakhlak, hati selalu bersih dari sifat tercela seperti sombong dan lain-lain.  Di dalam metode atau praktek dalam berzikir zahar/keras memang terasa manfaatnya, ketika banyak pikiran, maka hanya dengan zikir laa ilaha ilallah dan Allah Allah ini merupakan praktik metode yang sangat bagus. 

“Apalagi kalimat tauhid Laa ilaha ilallah, hati yang keras dan kotor, makin tenang. Walaupun belum sempurna, manfaatnya dapat dirasakan. Bahkan dalam kajian serta dzikir seperti ini perlu dan sebaiknya berkelompok atau secara berjamaah. Intinya dengan MPTT-I dapat merasakan bagaimana menjalankan agama secara baik,” tuturnya.

Pada kesempatan Ismail mengatakan lebih lanjut, dirinya sendiri  baru 6 bulan bergabung sebagai jemaah Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf Indonesia (MPTT-I) Abuya Syekh H Amran Wali Alkhalidiy yang saat ini dipimpin KH. Hamdan Ladiku M  selaku Wali Nangroe Provinsi Gorontalo

‘’Walaupun terbilang baru kurang lebih 6 bulan bergabung dengan Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf Indonesia (MPTT-I) Abuya Syekh H Amran Wali Alkhalidiy. Namun banyak manfaat yang bisa diambil dalam hal kehidupan  sehari-hari terutama dalam beribadah,” ucap Ismail Madjid.

Ismail menambahkan, dia sendiri  baru dua minggu lalu  telah di talqin atau di bai’at tareqah oleh Abuya Syekh H Amran Wali Alkhalidiy melalui KH. Muhammad Anshori Abasi.

Lebib lanjut Ismail menuturkan, walaupun dia masih dalam taraf untuk melatih diri dan masih jauh kekhusyuan sebagai seorang Mursyid yang kamil mukammil seperti yang diharapkan, namun manfaatnya berdzikir yang diajarkan di Pengkajian Tauhid Tasawuf Indonesia (MPTT-I) Abuya Syekh H Amran Wali Al-khalidi, sangat terasa sekali.

‘’Mafaat yang dirasakan dengan memperbanyak dzikir tersebut, yaitu hati terasa damai. Selain itu melalui dzikir ini dapat melatih kita untuk terus mengingat Allah Swt, sehingga kita tidak lalai untuk melaksanakan apa yang diperintahkan oleh Allah Swt. Karena itu, sesibuk apa pun tugas yang dikerjakan,kita tetap senantiasa mengingat dan  melaksanakan yang diperintahkan Allah,’’tutur Sekdakot Ismail.

Untuk itu kata Ismail Madjid, keberadaan MPTT- I di Provinsi Gorontalo sangat bermanfaat bagi rakyat yang ada di daerah ini. Apalagi kajian-kajian yang disampaikan oleh para para dewan guru mudah dipahami oleh jemaaah semua.

“Karena, literatur ataupun dari kajian-kajian yang kami ikuti, banyak hal yang sangat bermanfaat. Diantaranya mendapatkan jalan mempersiapkan diri sejak dini untuk kembali kepada Allah,” kata Ismail Madjid.(SD).

 

banner 468x60

Author: 

Related Posts

Comments are closed.