
Program Studi Ilmu Komunikasi, Tanri Abeng University (TAU) menggelar acara talkshow Membuat Videografi Dengan Smartphone dengan menghadirkan narasumber diantaranya praktisi sekaligus dosen Universitas Multimedia Abdul Malik MSN dan dosen Tanri Abeng University, Jhony Hizkia Siringo Ringo. .Selain itu juga perguruan tinggi tersebut menggelar lomb pembuatan konten video dengan menyasar peserta anak usia remaja.
JAKARTA (Tilongkabilanews.id)-Pembuatan videografi saat ini tidak pelu ribet. Bahkan hanya menggunakan Smartphone pun sudah bisa membuat konten video yang diinginkan..
‘’Namun dalam pembuatan konten video itu sendiri tentu harus memperhatikan beberapa hal, agar konten tersebut menarik, sehingga banyak orang yang menontonnya,’’ujar praktisi sekaligus dosen Universitas Multimedia Abdul Malik MSN saat jadi narasumber dalam acara talkshow Membuat Videografi Dengan Smartphone, baru-baru ini.
Pada acara talkshow yang diselenggarakan Program Studi Ilmu Komunikasi, Tanri Abeng University (TAU) tersebut, Abdul Malik menyebutkan konten video harus memiliki nilai, triger atau pemicu, emosi, dan story.
Sementara narasumber lain pada acara talkshow tersebut,yaitu dosen Tanri Abeng University, Jhony Hizkia Siringo Ringo. menyampaikan materi mengenai ‘’Bagaimana Meraih Mimpi’’. Pada kesempatan itu Jhony menyampaikan bagaimana meraih mimpi dengan apa yang dimiliki.
“Sukses itu sebenarnya bukan final, yang terpenting bagaimana membangkitkan keberanian untuk terus bergerak maju,” imbuhnya.
Lomba Video Vidfest
Selain menggelar talkshow terkait pembuatan konten video, Tanri Abeng University (TAU) melalui Program Studi Ilmu Komunikasi juga menggelar lomba video Vidfest TAU dengan tema “How to reach your dream, With what you have”. Pihak panitia lomba dalam keterangan persnya yang diterima redaksi Tilongkabilanes.id, Sabtu (22/1/202) menjelaskan, tujuan digelarnya lomba pembuatan video ini untuk mengasah minat dan bakat peserta dengan menyasar remaja usia sekolah menengah atau yang sederajat di seluruh Indonesia.
Adapun dewan juri terdiri dari Dosen Multimedia TAU, Woro Harkandi Kencana dan praktisi sekaligus editor dari youtuber Ria Ricis yakni Vivalazi Haqqi Zuffirata.
Para dewan juri pun akhirnya sepakat memilih tiga peserta sebagai pemenangnya dan diumumkan secara virtual, Minggu (16/1/2022).
Peserta yang terplih sebagai pemenang, yaitu Somplaker’s dari SMK Media Informatika Jakarta dengan video berjudul Asa ditetapkan sebagai juara pertama.
Sementara juara kedua diraih Gen Z Production dari SMK Barunawati Jakarta dan juara ketiga diraih SMK Bina Insan Mandiri Jakarta.
Sementara kriteria yang menjadi penilaian dalam kompetisi ini diantaranya kesesuaian tema, pesan yang disampaikan, originalitas, teknik editing dan pengambilan gambar, ide cerita, serta penataan artistik.
Menurut Woro, secara umum peserta menampilkan karya yang menarik, sehingga penjurian dilakukan dengan nilai cukup ketat.
“Para peserta memiliki ide cerita yang menarik, original dan sesuai tema yang disyaratkan. Diharapkan, para peserta dapat terus berkarya dan menghasilkan yang lebih baik lagi di masa mendatang,” ujar Woro
Sementara itu, Vivalazi menyampaikan, secara teknis, peserta memiliki kemampuan dalam proses pengambilan gambar, meskipun menggunakan peralatan seadanya.
“Diharapkan peserta terus mengasah kemampuan dan lebih banyak berkompetisi, sehingga kemampuanya semakin terasah,” tutur Vivalazi. (Lil).