
Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo terima penghargaan reformasi birokrasi dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Indonesia (APDI) B Universe 2023
LIMBOTO(Tilongkabilanew.id) – Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo dalam menjalankan roda pemerintahannya di Kabupaten Gorontalo (Kabgor) terus melakukan inovasi melalui kebijakan atau regulasi yang diterbitkannya. Berkat inovasi yang diterbitkan melalui kebijkannya itu, Nelson pun banjir mendapat penghargaan.
Adapun penghargaan yang diperoleh orang nomor satu di Kabgor, diantaranya penghargaan sebagai Kepala Daerah Inovatif (KDI) 2019 dari koran Sindo dan Sindonews. Alasan kedua media dari group MNC itu memberikan penghargaan, dikarenakan Nelson dinilai berhasil menjalankan inovasi di daerahnya.
Nelson sendiri dinyatakan salah satu dari 27 kepala daerah yang dinilai menjalankan inovasi di daerahnya. Adapun ke 27 kepala daerah yang mendapat penghargaan dari media Group MNC itu, yaitu 17 Bupati, enam Wali kota dan empat Gubernur.
Begitupun pada tahun 2023 ini, Bupati Gorontalo ini diganjar penghargaan pada Apresiasi Tokoh Indonesia kategori Pengembangan Ekonomi Kerakyatan dari Grup Tempo Media.
Namun penghargaan yang diraih Nelson itu tidak hanya disitu saja, Karena terkait program unggulan reformasi birokrasi dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Indonesia (APDI) B Universe 2023” juga tak luput dari capaian yang diraih Nelson dalam kategori Transformasi Digital Terintegrasi.
Bupati Nelson mengatakan, bicara reformasi birokrasi merupakan inisiatif strategi dan program yang dirancang untuk meningkatkan efektivitas organisasi pemerintahan demi kualitas layanan pada masyarakat.
‘’Termasuk dalam kategori ini, program-program untuk penataan struktur organisasi yang lebih ramping, penentuan sistem. manajemen dan standar operating procedure (SOP) dalam tupoksi pemerintahan, pengembangan sumber daya manusia yang kompeten, peningkatan efektivitas monitoring kinerja, serta transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola pemerintahan daerah,’’beber Nelson, Selasa (12/9/2023).
Sementara mengenai pendayagunaan teknologi digital kata Nelson, merupakan inisiatif strategi dan program untuk mendorong adopsi dan pendayagunaan teknologi digital dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi pemerintahan daerah. Termasuk dalam kategori ini penggunaan database, analisis big data, pemanfaatan kecerdasan buatan, virtual reality (VR), augmented reality (AR), chatbot, dan teknologi digital lainnya.
‘’Di Kabupaten Gorontalo, kita mengenal Inovasi Sistem Informasi Pelayanan Terintegrasi Identitas Masyarakat atau disebut Si Prima. Inovasi ini merupakan integrasi dari beberapa Inovasi Pelayanan Publik dibidang Administrasi Kependudukan secara terpadu guna meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mencapai target cakupan kepemilikan dokumen Adminduk secara nasional,’ujar Nelson.
Nelson menjelaskan, inovasi Si Prima (Sistem Informasi Pelayanan Terintergrasi Identitas Masyarakat) merupakan sistem yang terintegrasi dalam proses penerbitan dokumen kependudukan membawa banyak kebaruan dan nilai tambah. Dalam sistem ini, data kependudukan dapat diintegrasikan dan terpusat pada satu platform, sehingga memudahkan dalam pengolahan data.
‘’Selain itu mempercepat proses penerbitan dokumen kependudukan seperti kartu tanda penduduk (KTP), akta kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA),” tutur Nelson.
Bupati dua periode itu mengatakan, selain itu, sistem informasi ini juga dapat meningkatkan akurasi data dan meminimalkan kesalahan pencetakan dokumen kependudukan, karena data yang diinput ke dalam sistem akan langsung terverifikasi dan diverifikasi oleh sistem.
Sistem ini, tambah Nelson memungkinkan penggunaan teknologi biometrik seperti sidik jari dan wajah untuk memperkuat keamanan dalam proses penerbitan dokumen kependudukan.
“Sistem informasi terintegrasi ini juga memudahkan masyarakat dalam melakukan proses penerbitan dokumen kependudukan secara online maupun offline, dimana dokumen Adminduk dikirimkan secara Digital dalam bentuk PDF serta dokumen fisik diantarkan kepada masyarakat di desanya. Sistem ini dapat mempercepat proses verifikasi data dan pencetakan dokumen sehingga masyarakat tidak menunggu lama,” tandas Nelson. (Rg).