
Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo saat memimpin Rapat Koordinasi Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Untuk Pengendalian Inflasi di Kabupaten Gorontalo Tahun 2023 yang diselenggarakan di Ruang Madani Kantor Bupati Gorontalo, Jumat(8/12/2023).
LIMBOTO (Tilongkabilanews.id)–Bipati Gorontalo, Nelson Pomalingo mengemukakan, sejumlah pangan di Kabupaten Gorontalo sekarang ini mengalami kenaikan harga jual, Komoditi panga yang ikut merangkak naik itu, diantaranya cabe, beras dan ikan.
‘’Adanya kenaikan harga komoditi pangan seperti cabe, beras dan ikan itu kita bisa lihat langsung di lapangan atau pasar. Terjadinya kenaikan ini kemungkinan besar terkait jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024,’’kata Nelson saat membuka Rapat Koordinasi Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan untuk Pengendalian Inflasi di Kabupaten Gorontalo Tahun 2023 yang berlangsung di Ruang Madani Kantor Bupati Gorontalo, Jumat(8/12/2023).
Rakor itu sendiri turut dihadiri Sekda Kabupaten Gorontalo yang juga sebagai Ketua TPID, Roni Sampir, Asisten II, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Gusti Tomayahu, OPD terkait, Bulog dan pihak Alfa Mart.
Terkait terjadinya ada kenaikan harga pangan tersebut, lanjut Nelson, ada beberapa langkah yang mesti dilakukan, Pertama adalah tingkatkan produksi pangan. Artinya Dinas Pertanian harus menggambarkan kondisi sejauh mana penanaman dan produksi pangan seperti padi dan cabe yang ada sekarang ini.
Sementara untuk Dinas Peternakan juga harus ada gambaran terkait dengan bagaimana suplai daging, baik itu daging sapi, ayam dan telur yang ada di Kabupaten Gorontalo.
“Kemudian langkah selanjutnya Dinas Perdagangan menggambarkan bagaimana pasokkan dari luar daerah dan ini tentunya perlu adanya kolaborasi dengan Dinas Pertanian dan Peternakan. Demikian juga pasar murah yang dilakukan selama ini sejauh mana pelaksanaannya,” katanya.
Adapun mengenai ketahanan pangan terkait dengan bantuan CPP (Cadangan Pangan Pemerintah), kata Nelson pada bulan November 2023 sudah dilakukan dan yang tersisa tinggal penyaluan untuk bulan Desember .
‘’Itu semua harus ada laporan karena ini kaitannya untuk stabilisasi harga,” tutur Nelson.
Sementara untuk Dinas Perhubungan kata Nelson terkait distribusi dan transportasi penyaluran pangan yang ada kaitannya dengan distribusi berbagai daerah termasuk daerah kabupaten Gorontalo agar diperhatikan dengan baik.
‘’Demikian juga kepada Perum BULOG supaya memberikan informasi seputar stok beras, minyak goreng dan gula yang ada di gudang BULOG. Informasi seputar stok yang ada di gudang BULOG ini penting, karena ada keterkaitannya dengan kesiapan BULOG sampai kapan bisa melayani kebutuhan masyarakat dalam hal pangan ini,’’imbuh Nelson.
Pada kesempatan Rakor tersebut, Nelson pun menghimau pabrik gula, mini market Alfa Mart agar melakukan pasar murah. Karena itu, kegiatan pasar murah itu, pada Desember ini Dinas Perindag dan Dinas Ketahanan Pangan dalam menggelar pasar murah bisa berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo. (Rg).