
Penjagub Hamka saat memberikan sambutan pada kegiatan silahturahmi antara jajaran Pemprov Gorontalo, Forkopimda dengan BMPD Gorontalo, Selasa (3/1/2023), bertempat di RM Meranti Indah, Kabupaten Bone Bolango. (Foto – Nova)
BONEBOL(Tilongkabilanews.id)– Perbankan di Gorontalo diharapkan dapat terus berkontribusi terhadap perekonomian, khususnya dengan mendorong penyaluran kredit ke sektor-sektor prioritas. Dengan adanya penyaluran kredit ke sektor sektor prioritas oleh pihak perbankan itu diharapkan perekonomian di Gorontalo dapat semakin terakselerasi seperti sektor pertanian dan sektor perdagangan besar eceran, sekaligus untuk pertumbuhan yang lebih inklusif dan berdampak pada penurunan angka kemiskinan.
Hal itu dikemukakan Penjabat Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer, pada kegiatan silahturahmi antara jajaran Pemprov Gorontalo, Forkopimda dengan BMPD Gorontalo, Selasa (3/1/2023), Kabupaten Bone Bolango
“Apalagi APBD Provinsi Gorontalo sangat kecil sekitar 1,8 triliyun, itupun 75 persen dana transfer pusat dan 25 persen adalah PAD. Mari bersama – sama menatap tahun 2023 ini dengan lebih optimis, terus bersinergi dan berkolaborasi untuk mencapai pertumbuhan yang lebih baik di 2023 ini,” ujar Hamka.
Pada kesempatan itu Penjagub Hamka dan Kepala perwakilan Bank Indonesia Gorontalo, Roni W. Purubaskoro menyampaikan Pemerinah Provinsi Gorontalo bersama Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) berkomitmen untuk terus menekan angka inflasi di provinsi setempat. Hal ini sejalan dengan Provinsi Gorontalo yang berhasil masuk 10 besar inflasi terendah nasional pada year on year (yoy) tahun 2022, yang diumumkan oleh Badan Pusat Statistik RI.
“Kami dari unsur perbankan Provinsi Gorontalo menyampaikan terimakasih kepada pak gubernur dan jajarannya dan juga Forkopimda, karena Provinsi Gorontalo berhasil dari pertumbuhan ekonomi, stabilitas harga juga stabilitas sosial politik. Inflasi kita juga di tahun 2022 termasuk provinsi di bawah nasional, tentunya ini sangat luar biasa,” kata Roni
Saat ini, lanjut Roni, perbankan dengan Bank Indonesia juga OJK terus mendorong akselerasi perekonomian dari sisi pembiayaan dan juga dari sisi mempercepat transaksi ekonomi. Untuknya, keberhasilan menekan inflasi ini dianggap sebagai kerja keras bersama, di mana ditengah – tengah covid-19 yang melanda Indonesia bahkan dunia, Gorontalo mampu menekan inflasi di angka 5,16 persen berada di bawah nasional yaitu 5,51persen. (Azis).