Hamka : Lima Blok WPR di Pohuwato Penuhi Syarat untuk Dikelola

 Ekonomi

 

Penjagub Gorontalo, Hamka Hendra Noer, berbincang dengan Ketua Komisi III DPRD Pohuwato dan tim percepatan WPR di aula rumah jabatan Wakil Gubernur Gorontalo, Rabu (1/2/2023). (Foto : Haris).

GORONTALO(Tilongkabilanews.id) Penjabat Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer mengemukakan Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Gorontalo telah melakukan survei terhadap blok Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) yang berada di Kabupaten Pohuwato.

‘’Dari tujuh blok WPR yang disurvei Dinas Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Gorontalo itu ternyata hanya lima blok yang memenuhi syarat administrasi dan lingkungan untuk dikelola,’’kata Penjagub Hamka pada pertemuan dengan Ketua Komisi III DPRD Pohuwato, Beni Nento, Sekretaris Daerah Pohuwato dan Tim Percepatan WPR di aula rumah jabatan Wakil Gubernur Gorontalo, Rabu (1/2/2023).

Pada kesempatan pertemuan tersebut, Penjagub Hamka pun mengusulkan agar lima blok yang telah memenuhi syarat itu sudah bisa diserahkan kepada masyarakat untuk dikelola, sehingga progres dan eksitensinya bisa kelihatan.

‘’Sebelumnya,saya meminta adanya komitmen dari pihak swasta yang memegang hak pengelola wilayah pertambangan untuk memfasilitasi pengurusan Izin Pertambangan Rakyat (IPR),’’tegas Hamka.

Kalau untuk izinnya tambah Hamka, Pemprov Gorontalo sebetulnya menunggu usulan dari pemrakarsa dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Pohuwato dan pengelola wilayah pertambangan.

‘’Jika administrasinya lengkap, kita akan segera tandatangani, apalagi izin ini tidak ada biayanya,” tutur Hamka.

Oleh karena itu Penjagub Gorontalo menyarankan kepada Komisi III DPRD dan Pemerintah Kabupaten Pohuwato untuk segera duduk bersama dengan perusahaan pemegang hak wilayah pertambangan.

Pemprov Gorontalo sendiri kata Hamka, akan melakukan mediasi untuk mempercepat penyelesaian WPR dan IPR.(Uci).

 

banner 468x60

Author: 

Related Posts

Comments are closed.