
Direktur Metrologi, Rusmin Amin (sebelah kiri pakai baju putih pada pembukaan kegiatan Bimbingan Teknis dengan topik pengenalan sistem metrologi legal. Program bimbingan teknis bagi SDM Metrologi Legal dimaksudkan untuk membantu otoritas metrologi legal Republik Kiribati dalam mengembangkan sistem metrologi legal dan meningkatkan pemahaman dan pengetahuan di bidang metrologi legal, sehingga dapat menjalankan kegiatan metrologi legal sesuai dengan rekomendasi internasional.(Foto : Isimewa).
BANDUNG (Tilongkabilanews.id)- Direktorat Metrologi,Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kementerian Perdagangan (Kemendag) kembangkan kerjasama tingkat internasional dibidang metrologi legal. Kerjasama tingkat internasional yang dilakukan Direktorat Metrologi itu melalui penerapan Kerjasama Selatan Selatan dan Triangular (KSST) dengan beberapa negara tujuan ekspor bagi produk asal Indonesia.
Direktur Metrologi, Rusmin Amin mengatakan kegiatan dalam kerangka penerapan KSST tersebut diharapkan dapat membantu pengembangan penyelenggaraan kegiatan metrologi legal di negara tujuan dan secara umum meningkatkan hubungan bilateral antara Indonesia dan negara tujuan.
‘’Kerjasama internasional dalam penerapan KSSTitu sendiri seperti dilakukan Direktorat Metrlologi dengan Republik Kiribati,’’ kata Rusmin pada pembukaan kegiatan Bimbingan Teknis dengan topik pengenalan sistem metrologi legal seperti yang disampaikan dalam keterangan persnya, Kamis (23/12/2021).
Lanjut Rusmin,dalam kerjasama ini Direktorat Metrologi menyelenggarakan bimbingan teknis bagi SDM Metrologi Legal di Kiribati. Kegiatan bimbingan teknis dibidang metrologi legal bagi SDM Kiribati, ucap Rusmin merupakan komitmen Direktorat Metrlogi Ditjen PKTN Kemendag dalam peningkatan peran aktif di tingkat internasional. Kegiatan ini adalah yang pertama dilakukan bersama dengan Republik Kiribati.
“Kegiatan bimbingan teknis di bidang metrologi legal bagi SDM Kiribati merupakan komitmen kami dalam peningkatan peran aktif di tingkat internasional. Kegiatan ini adalah yang pertama kami lakukan bersama dengan Republik Kiribati.” ujar Rusmin Amin.
Dikemukakan Rusmin, kegiatan KSST dengan Republik Kiribati akan terus dikembangkan oleh Direktorat Metrologi, Ditjen PKTN, sehingga kegiatan KSST ini dpaat memberikan manfaat bagi Indonesia dan Kementerian Perdagangan tidak hanya untuk peningkatan hubungan diplomasi, tetapi juga pengembangan pasar ekspor produk nasional Indonesia.
“Kami akan terus menyelenggarakan kegiatan bimbingan teknis ini dalam 3 tahun ke depan dengan topik-topik yang dibutuhkan oleh Kiribati. Diharpkan kegiatan bimtek dengan Kiribati membuka peluang dan kesempatan lain yang dapat memberikan nilai tambah bagi Indonesia dan Kementerian Perdagangan’’imbuh Rusmin.
Rusmin menambahkan, sebelum menjalin kerjasama dibidang metrologi dengan Republik Kiribati, kegiatan serupa pun pernah dilakukan Direktorat Metrologi sejak tahun 2017 di Timor Leste.
Sementara Director of Business Regulatory Center, Ministry of Commerce Industry Co-operative, Kiribati, Kammari Betiota, pihaknya menyambut baik kontribusi Indonesia dalam memberikan bimbingan kepada Republik Kiribati.
‘’ Kami sedang menyusun perubahan Undang-Undang tentang Metrologi, dan kegiatan ini sangat membantu sehingga kami dapat berkonsultasi langsung,”ujar Kammari. (Lili)