
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo, Titianto Pauweni saat menyampaikan laporan kegiatan GSMS Tahun 2023 di Taman Budaya Limboto
LIMBOTO(Tilongkabilanews.id) – Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dan Riset (Kemendikbud-Ristek) RI memandang perlu diprogramkannya Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS). Tujuannya untuk memberikan kesempatan kepada peserta didik, untuk mengembangkan kecerdasan konferensif dengan baik.
Untuk itu program GSMS itu sendiri dilaksanakan melalui Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan dan dilaksanakan di berbagai daerah, salah satunya di Kabupaten Gorontalo.
Adapun kegiatan program GSMS di Kabupaten Gorontalo digelar selama dua hari, yaitu pada 9 dan 10 Oktober 2023 dan dibuka secara resmi oleh Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo,Titianto Pauweni mengatakan kegiatan GSMS yang menjadi salah satu program prioritas Kemendikbud-Ristek ini diharapkan mampu menyeimbangkan aspek sosial, emosional disamping sekolah telah melaksanakan fungsi akademis, kognitif dan sikomotorik.
‘’Program GSMS adalah suatu kegiatan untuk membantu serta memfasilitasi terhadap keterbatasan sekolah dalam menghadirkan guru seni budaya di kabupaten/Kota dan provinsi,’’ujar Titianto, pada pembukaan kegiatan GSMS tahun 2023, di Taman Budaya Limboto Senin (09/10/23).
Selain itu, tambah Titianto, GSMS didasarkan regulasi yaitu Undang-undang nomor 5 Tahun 2017 tentang Kemajuan Kebudayaan. Tujun regulasi tersebut yatu untuk menumbuhkan budaya sekolah secara nasional dengan suasna yang menyenangkan da mencerdaskan serta memuaskan,
Titianto mengatakan lebih lanjut, terselenggaranya kegiatan GSMS ini, yaitu adanya jalinan kerjasama antara sekolah dan seniman. Hal itu dilakukan dalam rangka membentuk karakter kreatif, apresiatif, inovatif peningkatan ekosistem dan menumbuhkan minat bakat peserta didik dibidang seni budaya.
“Sebagaimana yang telah ditetapkan Kemendikbud-Ristek RI dari 400 Sekolah, Pemkab Gorontalo mengalami peningkatan yang signifikan dengan jumlah 30 sekolah termasuk seniman mendaftar secara online,” imbuhnya
Dia menambahkan pada kegiatan GSMS di Kabgor tersebut, berbagai ragam seni dan budaya ditampilkan. (Rg).