Serahkan Bantuan PSBI di Ponpes Alkhairaat, Deputi BI Sebut Pesantren Miliki Tiga Fungsi

 Daerah

 

Deputi Gubernur BI, Aida S. Budiman (kedua kiri) didampingi Wagub Gorontalo H. Idris Rahim (kedua kanan), dan Ketua Komda Alkhairaat Kota Gorontalo bersama jajarannya, meninjau gedung Madrasah Alkhairaat Kota Gorontalo, Jumat (22/4/2022). (Foto : Haris)

GORONTALO(Tilongkabilanews.id)– Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Aida S. Budiman menyebutkan, pondok pesantren (Ponpes) memiliki tiga fungsi, yakni fungsi pendidikan, pengabdian, dan pemberdayaan.

‘’Jika ketiga fungsi tersebut berjalan baik, para santri tidak hanya ahli dalam agama tetapi juga mapan dalam ekonominya,’’ujar Aida dalam sambutannya saat me menyerahkan bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) di Pondok Pesantren Alkhairaat, Kota Gorontalo, Jumat (22/4/2022). 

Adapun bantuan yang diberikan  merupakan dedikasi BI untuk negeri, yaitu berupa pembangunan ruang kelas belajar baru bagi para santri dalam menimba ilmu di Pondok Pesantren Alkhairaat ini.

“Program Dedikasi Untuk Negeri ini semuanya dari Allah Swt, kami hanya perantaranya saja. Kami juga punya program kemandirian pesantren,” kata Aida.

Sementara itu Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim selaku Ketua Komisariat Wilayah Alkhairaat Provinsi Gorontalo mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas penyerahan PSBI ke Pesantren Alkhairaat Kota Gorontalo.

Pondok pesantren Alkhairaat, ungkap Idris tersebar di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo dan masih membutuhkan uluran tangan semua pihak untuk meningkatkan sarana dan prasarana pembelajaran.

 “Atas nama keluarga besar Alkhairaat saya mengucapkan terima kasih yang sangat mendalam kepada ibu Deputi Gubernur BI. Ini yang kedua kalinya Alkhairaat Kota Gorontalo memperoleh bantuan dari BI, sebelumnya pada tahun 2018 diserahkan langsung oleh Gubernur BI Perry Warjiyo,” ujar Idris.

Berdasarkan data pengurus Komisariat Daerah Kota Gorontalo, jumlah santri yang menimba ilmu di Pesantren Alkhairaat Kota Gorontalo saat ini mencapai 1.200 orang. Jumlah tersebut untuk seluruh jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak hingga Madrasah Aliyah. Sedangkan untuk daya tampung asramanya masih sangat terbatas, baru bisa menampung 200 santri. (Viona).

 

banner 468x60

Author: 

Related Posts

Comments are closed.