
Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo menyerahkan cendramata kepada Utusan Presiden RI Bidang Kerjasama, Kemiskinan dan Ketahanan Pangan, Mohamad Mardiono di Ruang Madani, Kantor Bupati , Senin (24/7/2023).
LIMBOTO(Tilongkabilanews.id)- Dalam rangka menyambut bonus demografi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo berkomitmen membangun penduduk dengan baik disegala bidang kehidupan, baik itu kesehatan, pendidikan dan lain-lain.
“Untuk menyambut bonus demografi itu, Pemkab Gorontalo komitmen segera mempersiapkan dengan baik di segala bidang. Pertama, dalam menyambut bonus demografi ini, penduduk di Kabgor perlu digunakan dengan baik, karena ini menyangkut orang -orang produktif,’’kata Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo ketika dialog dengan utusan khusus Presiden RI Bidang Kerjasama, Kemiskinan dan Ketahanan Pangan. yang juga Plt Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, di Kantor Bupati, di Limboto, Senin (24/7/2023).
Kedua, lanjut Nelson, yaitu perlu persiapkan demokrasi dengan baik juga. Karena hal ini dalam rangka melahirkan pemimpin, sehingga Pemkab Gorontalo menyiapkan bonus demografi dengan baik dalam rangka produktifitas terutama ketahanan pangan serta proses Pemilu tahun 2024 depan berjalan dengan baik.
“Dalam menyambut bonus demografi ini, Pemkab Gorontalo memandang perlu untuk melahirkan pemimpin –pemimpin, baik di tingkat daerah maupun nasional,” tutur Nelson.
Sementara itu, Muhamad Mardiono mengatakan Pemkab Gorontalo harus mempersiapkan diri dengan melintasnya siklus bonus demografi tersebut. Maksudnya anak -anak sebagai generasi penerus bangsa perlu disiapkan untuk menata sarana dan prasarana, baik pendidikan, kesehatan dan lapangan kerja.
“Ini akan menjadi tantangan terbesar, karena bonus demografi tidak akan melintasi kedua kalinya. Karena itu harus dipersiapkan dari sekarang agar Indonesia tidak terlewati kesempatan untuk siklus bonus demografi dan tentu bukan di Gorontalo saja, tapi untuk seluruh daerah,’’imbuh Mardiono.
Dia menambahkan, momentum menyambut bonus demografi ini harus mempersiapkan diri untuk mengedukasi generasi khususnya milenial. (Rg).