
perwakilan petugas di bandara Djalaludin saat menerima bantuan beras dari Pemerintah Provinsi Gorontalo, Jumat (7/1/2021). Bantuan beras sebanyak 5 kilo gram itu diserahkan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie. (FOTO – SALMAN).
KABGOR (Tilongkabilanews.id)- Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengemukakan, dia tidak mau kecolongan kedua kalinya ada klaster terpaparnya virus Covid 19 di Bandara Djalaludin Provinsi Gorontalo seperti yang terjadi di bulan Juli lalu. Pada saat ini sekitar 56 petugas Bandara Djalaludin terkonfirmasi positif covid-19.
Karena itu untuk antisipasi masuknya covid-19 varian Omicron di Gorontalo, Pemerintah Provinsi (Pemprov) melalui Dinas Kesehatan melakukan swab tes PCR secara massal kepada petugas bandara mulai dari cleaning service, porter, petugas kantin, pegawai bandara serta petugas lainnya.
‘’Swab tes massal ini dilaksanakan semata-mata untuk melindungi warga Gorontalo dari paparan virus corona, apalagi sekarang ini ada varian baru, yaitu Omicron,’’kata Rusli saat menyerahkan bantuan beras bagi 200 200 orang petugas di Bandara Djalaludin yang secara sukarela mengikuti swab tes PCR, Jum’at (7/1/2022).
Rusli menjelaskan pemberian bantuan beras ini sebagai apresiasi dari Pemerintah Provinsi Gorontalo, sehubungan para petugas bandara tersebut tidak keberatan mengikuti swab massal.
‘’Ketika saya tiba di Bandara Djalaludin kemarin, kalian saya lihat aktif sekali dan kalian pun tidak keberatan untuk diswab PCR. Karena itu, hari ini saya janjikan untuk berikan beras 5 KG kepada kalian petugas di bandara. Semoga dapat dinikmati dan diterima dengan baik,” kata Gubernur Rusli.
Gubernur Gorontalo dua priode ini menambahkan, berdasarkan berita-berita di media sosial yang dia lihat, bahwa dibeberapa bandara dan khususnya di Cengkareng, ditemukan petugas di bandara postif Omicron dan diduga itu berasal dari penumpang dari luar negeri. (viona).