
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) Fima Agustina, saat menghadiri pelatihan khusus bagi warga binaan Lapas Perempuan kelas III, Kelurahan Hutu’o, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, (Foto – PKK)
GORONTALO (Tilongkabilanews.id)- Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) Provinsi Gorontalo menilai warga binaan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Gorontalo perlu dibekali keterampilan,sehingga keterampilan tersebut nantinya bisa dijadikan sumber penghidupan oleh warga binaan setelah mereka keluar dari Lapas. Adapun keterampilan yang diberikan untuk warga binaan tersebut, salah satunya dengan memberikan pelatihan teknis sulaman karawo .
“Kami berharap kegiatan pelatihan pengirisan penyulaman ini bisa betul-betul bermanfaat bagi teman-teman. Insya Allah kegiatan ini juga bisa menjadi bekal teman-teman ketika sudah keluar dari Lapas. Kalau Lapas ini sudah mulai berpoduksi, kami Dekranasda akan jadi konsumen tetap,” ungkap Keluarga (TP. PKK) Fima Agustina, saat membuka pelatihan khusus bagi warga binaan Lapas Perempuan kelas III, Kelurahan Hutu’o, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, baru-baru ini.
Karena itu, lanjut Fima, dirinya meminta kegiatan pelatihan sulaman karawo ini bisa diseriusi oleh warga binaan. Ia turut menilai, ketika menggunakan dan menyulam karawo, perlu menghadirkan rasa bangga dan cinta terhadap kerajinan khas Gorontalo itu. Dengan adanya rasa cinta saat menyulam, bisa menghasilkan karawo yang berkualitas.
“Karawo itu unik dan cantik. Kalau ibu-ibu berkarawo itu ada rasa cinta, menyambut dengan hati, Insya Allah kualitasnya akan bagus. Termasuk menyulam, kalau ibu-ibu disodorkan motif, lalu merasa ada yang kurang, dengan sendirinya ibu-ibu pasti akan merasa, oh ini harus begini,” lanjutnya.
Adapun narasumber pada pelatihan tersebut adalah Kepala Kemenkumham Gorontalo dam Kepala Balapas Perempuan Kelas III Gorontalo. Tidak hanya diinisasi oleh pengurus PKK Provinsi, tapi juga berkoordinasi dengan pengurus Dekranasda, dan Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo. (Azis)