Komisi II DPR RI akan Perjuangkan DOB di Gorontalo Jadi Kabupaten Mandiri

 Daerah

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (tengah) bersama Anggota Komisi II DPR RI yakni Hugua dari PDIP (kanan), Irwan Ardi Hasman dari Gerinda (kiri) dan Paulus Ubruangge dari PAN (kanan) saat mengunjungi calon DOB Kabupaten Bone Pesisir, Jumat (10/12/2021). (Foto : Salman).

 

BONEBOL(Tilongkabilanews.id)- Meskipun pemekaran daerah saat ini masih moratorium dari pemerintah pusat, namun Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI)mendukung agar Daerah Otonomi Baru (DOB) di Provinsi Gorontalo, bisa diperjuangkan untuk menjadi kabupaten mandiri.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi II DPR RI Hugua ketika  meninjau empat calon Daerah Otonomi Baru (DOB) di Provinsi Gorontalo, Jumat (10/12/2021).

Adapun kunjungan anggota II DPR RI itu diawali dengan mendatangi calon DOB Kota Telaga, berlanjut ke DOB Kabupaten Bone Pesisir, Panipi dan DOB Boliyohuto. Ketika mengunjungi DOB Bone Pesisir, Anggota Komisi II DPR RI Hugua menilai DOB tersebut layak dimekarkan karena potensi alamnya yang luar biasa.

“Potensinya kalau saya lihat luar biasa, persiapan kotanya sudah oke. Pokoknya keren deh,” katanya mewakili Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung yang berhalangan hadir.

Hugua menjelaskan lebih lanjut  untuk pemekaran daerah saat terkendala, karena masih Masih ada dua Rencana Peraturan Pemerintah (RPP) yang harus dirampungkan yakni RPP tentang otonomi daerah dan RPP Penataan Provinsi dan Kabupaten/Kota.

“Meski masih moratorium upaya upaya politik, semangat masyarakat sangat luar biasa. Kami tangkap itu semua dan menjadi komitmen kami memperjuangkannya,” tegasnya.

Hugua menambahkan saat ini usulan untuk pemekaran daerah ke pemerintah pusat sebanyak 455 calon DOB provinsi dan kabupaten/kota. 320 usulan masuk ke Kemendagri dan 135 masuk melalui DPR RI.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Rusli menyerahkan secara resmi Feasibility Study Pemekaran calon DOB Kabupaten Bone Pesisir. Dokumen tersebut selanjut menjadi bahan pertimbangan pemerintah untuk penetapan layak tidaknya dimekarkan.

Adapun anggota Komisi yang mengunjungi empat calon DOB  selain Hugua dari PDIP, juga ikut Irwan Ardi Hasman dari Gerinda dan Paulus Ubruangge dari PAN. Sementara dari pihak Kemendagri diwakili Direktur Ketahanan Ekonomi, Sosial dan Budaya, Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum La Ode Ahmad. (ASMONI).

 

banner 468x60

Author: 

Related Posts

Comments are closed.