GORUT(tilongkabilanews.id)- Belum lama ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo Utara sukses menggelar Festival Pulau Saronde Tahun 2022, yang turut dirangkaikan juga dengan pemilihan Putra dan Putri Saronde Tahun 2022.
Pemilihan Putra dan Putri Saronde ini, sekaligus menjadi ajang kontestasi yang menambah meriahnya ivent akbar Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo Utara itu, yang digelar setiap setahun sekali.
Dalam proses mulai penjaringan calon peserta, hingga sampai pada puncak tahapan prosesnya yang menghasilkan finalis peringkat satu, dua dan tiga, dilakukan oleh panitia pelaksana dan pihak terkait lainnya, dengan sistim yang begitu ketat dan profesional.
Diantara para finalis Putra dan Putri Saronde Tahun 2022, Indrawati Paparang, gadis berparas cantik asal Desa Mutiara Laut, Kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorontalo Utara, berhasil menyabet peringkat ke dua Putri Saronde Tahun 2022, dan berhasil mengharumkan nama desanya dengan prestasi yang telah diraihnya itu.
Indrawati Paparang atau yang akrab disapa Indah, adalah putri bungsu dari pasangan suami istri berdarah Sangihe Talaud, Amus Paparang dan Wastiana Bulandala, yang kesehariannya berprofesi sebagai petani dan nelayan, di Desa Mutiara Laut, Kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorontalo Utara.
Gadis belia kelahiran Gorontalo, 27 September 2000 yang kini aktif sebagai Mahasiswa di Universitas Gorontalo itu, memang terlahir dari keluarga kurang mampu. Namun, anak ke tiga dari tiga bersaudara ini memiliki bakat dan beberapa prestasi lainnya.
Perempuan yang juga memiliki bakat dalam hal beladiri taekwondo itu, sempat mengenyam pendidikan sekolah dasar di SD Negeri 3 Tomilito, dan melanjutkan pendidikan menengah pertama di SMP Negeri 1 Gentuma Raya.
Selanjutnya, ia menempuh pendidikan menengah kejuruan di SMK Negeri 2 Gorontalo Utara, hingga akhirnya setelah lulus SMK, ia masuk di Universitas Gorontalo melanjutkan pendidikannya dengan mengambil program studi Kesehatan Masyarakat.
Indrawati Paparang saat ditemui awak media ini mengungkapkan, saat awal mengikuti Pemilihan Putra dan Putri Saronde Tahun 2022, ia hanya termotivasi oleh rasa ingin mencari pengalaman baru, dengan dorongan dari salah seorang kerabatnya, Abas Pakuna.
“Awal ikut Putri Saronde, hanya berfikir ingin cari pengalaman. Kemudian setelah di dalam, ternyata di situ lebih bagus lagi. Yang menawarkan untuk ikut Putri Saronde itu Pak Abas Pakuna. Memang modal nekat, bisa dibilang nekat karena memang tidak menguasai bahasa selain bahasa indonesia, kemudian untuk pergerakan jalan segala macam tidak dipahami,” ungkap Indah.
Ia menjelaskan, nanti selama kurang lebih dua minggu dilatih berbagai keahlian dan kecakapan, dirinya baru mampu menguasai berbagai macam pengetahuan, termasuk tentang geografis Kabupaten Gorontalo Utara.
“Sewaktu penantian masuk 10 besar itu, sempat berfikir tidak masuk. Soalnya, pada saat pendaftaran itu dikasih tau kalau dikeluarkan di Group WA, berarti tidak lolos. Ternyata dikeluarkan semua, nanti Panitia chat pribadi yang lolos, dan itu masuk ke saya memberitahukan bahwa saya lolos ke tahap 10 besar. Kemudian, tetap di tempat yang sama, di Jansen kita dilatih lagi,” jelas Indah.
Diungkapkannya, banyak pihak yang telah berkontribusi terhadap proses perjalanan dirinya dalam meraih kesusksesan menjadi peringkat ke dua, saat mengikuti pemilihan Putra dan Putri Saronde Tahun 2020. Namun yang paling berkesan adalah Abas Pakuna yang terus memberikan dukungan penuh terhadapnya.
“Kalau kontribusi paling besar mencapai peringkat ke dua itu yang pasti pertama adalah keluarga, kemudian ada dari Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa juga ada. Dan yang membantu, menjaga, mensuport adalah Om Abas. Yang paling terkesan sama Om Abas ini, pokoknya samua Om Abas, dari pendaftaran sampai terakhir dia yang jaga, yang suport, semua kebutuhan saya Om Abas yang urus,” ungkapnya.
Imbuhnya, setelah meraih peringkat ke dua Putri Saronde Tahun 2022, ia telah mendapatkan berbagai macam tawaran yang menarik, namun saat ini dirinya belum menentukan sikap menerima tawaran-tawaran tersebut.
“Pesan untuk teman-teman, jangan pernah takut untuk mencoba. Karena kalau kita takut mencoba maka kita tidak akan tau hal yang baru. Untuk pihak-pihak yang mendukung, saya ucapkan terima kasih. Tidak bisa diucapkan dengan kata-kata karena dukungan dari mereka juga, menjadi motivasi buat saya,” pungkasnya.
*Reporter : Mohamad Yusrianto Panu*