IKAPTK Provinsi Gorontalo Mengaku Bangga Kepemimpinan Pasangan Rusli -Idris

 Daerah

 

Ketua IKAPTK Provinsi Gorontalo, Budianto Sidiki (kiri), mengalungkan bunga kepada Wagub Gorontalo periode 2017-2022, Idris Rahim (tengah), pada upacara pelepasan di rumah jabatan Wagub Gorontalo, Minggu (15/5/2022). (Foto : Haris).

GORONTALO(Tilongkabilanews.id)–Kepemimpinan Rusli Habibie dan Idris Rahim masing-masing sebagai Gubenur dan Wakil Gubernur Gorontalo  priode 2017-2022 telah berakhir. Rusli dan Idris sendiri telah memimpin Provinsi Gorontalo selama dua priode berturut-turut dengan rentang waktu 10 tahun.

Periode pertama pada tahun 2012 hingga 2017, dan periode kedua tahun 2017 sampai 2022. Masa jabatan keduanya resmi berakhir pada 12 Mei 2022 berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 49/P/2022 Tentang Pemberhentian Gubernur dan Wakil Gubernur.

Terkait kepemimpinan Rusli-Idris tersebut Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Provinsi Gorontalo mengaku bangga memiliki pemimpin yang tidak sekedar memerintah, tapi juga menunjukkan cara kerja yang lebih baik Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan kata-kata pelepasan oleh petugas upacara.

“Perjalanan bersamamu selama 10 tahun bukanlah waktu yang singkat. Kami bangga memiliki pemimpin yang tidak sekedar memerintah, tapi juga menunjukkan cara kerja yang lebih baik. Pemimpin yang memberi kami visi. Pemimpin yang selalu memimpin kami dengan hormat,’’ucap petugas yang membacakan kata-kata pelepasan kegiatan upacara pelepasan Wakil Gubernur Gorontalo periode 2017-2022, Idris Rahim,Minggu (15/5/2022).

Petugas tersebut membaca kata-kata pelepasan lebih lanjut, pasangan Rusli-Idris ini merupakan pemimpin yang benar-benar hebat dan menginspirasi.

Terkait dengan itu,para Purna Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Provinsi Gorontalo pun mengucapkan terima kasih karena mereka telah diberi kesempatan berjalan bersama Gubernur Rusli dan Wagub Idris dan mendukungnya dalam membangun Provinsi Gorontalo.

‘’Terima kasih atas pelajaran-pelajaran yang berharga selama ini. Semoga sukses untukmu. Semoga Allah Swt Tuhan Yang Maha Esa selalu menjagamu dan memberkahimu dalam setiap langkah kehidupan,” tutur petugas yang membacakan kata-kata pelepasan menambahkan.

Upacara pelepasan yang dilaksanakan oleh Purna Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Provinsi Gorontalo itu sendiri digelar bersamaan dengan penyelenggaraan adat Mopotolungo.

Adapun adat Mopotolungo yang dimaksud, yaitu suatu prosesi mengantarkan pejabat yang telah berakhir masa tugasnya dari rumah jabatan ke kediaman pribadinya.

Pada kesempatan prosesi adat tersebut, pasukan upacara membentuk formasi Bintang Astha Brata yang merupakan simbol penghargaan tertinggi dibidang Kepamongprajaan.

Sebelum meninggalkan rumah jabatan Wagub Gorontalo, Idris Rahim bersama istri diberi kalungan bunga oleh Ketua IKPTK Provinsi Gorontalo, Budianto Sidiki bersama istri. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan kata-kata pelepasan oleh petugas upacara.(Azis).

 

banner 468x60

Author: 

Related Posts

Comments are closed.