
Ketua TP. PKK Kabupaten Gorontalo Fory Naway ketika menjadi salah satu narasumber pada kegiatan pendidikan dan pelatihan Badan Musyarawatan Desa(BPD) se –Kabupaten Gorontalo yang diselenggarakan, di Hotel Aston Manado,Jum’at(5/8/2022).
MANADO(Tilongkabilanews.id) –TP PKK sebagai mitra pemerintah memiliki peran penting dalam pembangunan. Terkait peran pentingnya keberadaan organisasi wanita itu yang tersebar di wilayah kabupaten/kota dan kecamatan hingga desa jangan dipandang sebelah mata.
‘’Untuk itu, BPD (Badan Permusyawaratan Desa) jangan anggap sepeda kaum perempuan yang ada di wilayahnya masing-masing,’’tegas Ketua TP. PKK Kabupaten Gorontalo Fory Naway kepada peserta kegiatan pendidikan dan pelatihan Badan Musyarawatan Desa(BPD) se –Kabupaten Gorontalo yang diselenggarakan, di Hotel Aston Manado,Jum’at(5/8/2022).
Lanjut Fory, perempuan memiliki peran yang cukup cukup strategis, baik dalam organisasi maupun non organisasi hingga keluarga.
“Perempuan punya peran yang tidak bisa dianggap sebelah mata. Ketika dia menciptakan sebuah keluarga yang baik, hingga pula eksistensinya dalam berorganisasi perempuan seperti dasa wisma, PKK atau organisasi wanita lainnya,” ujar Fory.
Disamping itu pula tambah isteri Bupati Gorontalo ini, peran perempuan sebagai tenaga pendidik organisasi lembaga pendidikan seperti PAUD . Untuk itu,tutur Fory, kiranya peran BPD dalam memperhatikan kaum perempuan sangat diharapkan melalui anggarannya ataupun fasilitas penunjang lainnya.
“Mereka para guru PAUD yang notabenenya adalah kaum perempuan,saya berharap mereka agar diperhatikan oleh BPD. Maksudnya dengan adanya anggaran di desa, BPD selaku DPRD nya desa harus memikirkannya kaum perempuan yang mengabdi sebagai guru di PAUD,’’imbuh Fory.
Fory menyampaikan perlu adanya perhatian dari BPD bukan tanpa alasan. Pasalnya, kata Fory, dia merasa kasih terhadap adanya kasus guru PAUD tidak digaji.
‘’ Allhamdulillah ketika kami melakukan intervensi lewat koordinasi komunikasi, akhirnya gaji guru PADU dibayarkan dengan dirapel. Artinya saya tidak ingin selaku ketua TP. PKK hal itu terabaikan atau disepelekan, ” ucap Fory.
Menurut Fory,guru PAUD memiliki peran sangat penting untuk menciptakan generasi bangsa yang dimasa akan datang.
Karena itu, kata Fory, dirinya merasa kasihan ketika ada guru PAUD tidak sempat dipikirkan kesejahteraannya oleh pihak pemerintah desa. Untuk itu, Fory pun sangat mengharapkan peran dari BPD untuk menganggarkan bagi kesejahteraan guru PAUD di bertugas di masing-masing wilayah desanya.
Pada kesempatan itu, Fory menyampaikanapalah artinya sebuah kehidupan jika tanpa perempuan.
“Kita lahir dari rahim seorang ibu dan dia adalah perempuan. kita bisa sukses sampai saat ini juga peran seorang ibu. Karena itu jangan sepelekan peran mereka, baik berpofesi sebagai guru di PAUD atau organisasi perempuan lainnya yang ada di kecamatan dan desa,” pungkas Fory. (Sulduk).