
Gubernur Rusli saat memberikan sambutan pada apel gabungan perdana usai libur dan cuti bersama hari Raya Idulfitri 1443 Hijriah di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo, Senin (9/5/2022) . Banyak hal yang disampaikan gubernur termasuk pamitan dihadapan semua OPD. (Foto – Salman)
GORONTALO(Tilongkabilanews.id)– Masa jabatan pasangan Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie dan Wagub Idris Rahim akan berakhir pada 12 Mei 2022 Seiring akan berakhirnya masa jabatannya tersebut, Gubernur Rusli pun pamitan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Ucapan pamitan itu sendiri disampaikan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat memimpin apel gabungan perdana usai libur dan cuti bersama hari Raya Idulfitri 1443 Hijriah di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo, Senin (9/5/2022) di halamam Museum Purbakala, Kota Gorontalo.
“Alhamdulillah, saya sangat bangga apel terakhir saya dan Wagub banyak yang hadir. Itu dibuktikan dengan panjangnya parkiran mobil dan motor. Sisa tiga hari lagi masa jabatan, kami mohon pamit. Saya juga ingin mengcupkan permohonan maaf selama 10 tahun ini banyak hal yang kurang berkenan, baik itu tutur kata dan perbuatan, tolong dimaafkan,” ucap Rusli dalam amanatnya
Rusli juga mengingat kembali masa – masa perjuangannya memimpin Gorontalo bersama Wagub Idris Rahim yang tentu telah banyak dibantu oleh seluruh jajaran OPD.Menurut Rusli, keberhasilan pembangunan di Provinsi Gorontalo tidak akan pernah terwujud tanpa bantuan semua pihak
“Kemarin banyak wartawan yang datang ke saya, banyak yang memuji, banyak juga yang mengatakan kurang. Kalau keberhasilan itu saya katakan kalianlah yang hebat, kalian yang memanage semua, termasuk satpol, sopir. Saya dan pimpinan OPD kalau tidak ada sopir tentu tidak bisa apa apa. Begitu pula kalau tidak ada ajudan saya dan pak Idris akan kelimpungan . Intinya funsgsi dari kita semua pasti ada menyumbang untuk Gorontalo,” ungkapnya
Selain pamitan ke eslon 3 dan 4 juga jajaran staf OPD, Rusli juga berpamitan dihadapan tenaga honorer. Ia mengaku paling berat meninggalkan jabatannya ini karena teman-teman PTT. Apalgi menurut aturan, mulai tahun 2023 PTT akan dihilangkan. Sementara menurutnya PTT lebih banyak kinerjanya daripada PNS.
“Saya sedih melihat PTT. Kenapa? karena 2023 kabarnya tidak ada lagi PTT. Saya ingat tahun 2019 isunya juga sama, tapi saya tetap melobi ke Kemendagri untuk tetap ada PTT. Kepada teman-teman, saya ucapkan selamat berjuang, selamat berdoa, mudah-mudahan kalian maish tetap dipertahankan jadi PTT, dan walau sudah tidak sebagai gubernur, saya tetap akan bantu se bisa saya,” tambah Rusli
Apel pagi yang dirangkaikan dengan halal bilhalal itu menjadi penuh rasa haru saat beberapa esolon 3 dan 4 , serta sopir dan PTT diminta memberikan kesan dan pesan. Suasana juga semakin akrab dengan celetukan – celetukan lucu dari gubernur.(Azis).